“Makasih yah sayang.. Desi porn Diet..” pintanya kemudian. Sembari membisikan kata-kata mesra aku melanjutkan ciumanku. Sayang.. Sepertinya Linda sangat senang dengan pendapatku yang demikian, hal itu terlihat dari sikapnya yang terpancar lewat senyumnya yang mengembang.“Makasih ya Diet.. Dalam beberapa saat aku merasakan tanda-tanda akan mencapai puncak, seketika aku mempercepat kocokan ku ke dalam vagina Linda. Kita berdiri di atas batu karang yang, masih menyisakan bagian leher kita yang tidak tenggelam.“Thanks ya Diet.. Linda mengawalinya dengan menyodorkan tangannya.. Dengan sedikit keberanian aku mendekatkan bibirku ke bibir Linda yang terbuka basah yang kedua matanya juga sudah terpejam. Teruskan Diet,” desahnya.Setelah cukup lama tangan Linda berdiam diri, akhirnya tergerak juga untuk mengambil bagian di kesempatan ini. Sepertinya Linda sangat senang dengan pendapatku yang demikian, hal itu terlihat dari sikapnya yang terpancar lewat senyumnya yang mengembang.“Makasih ya Diet.. Sayang.. “Aku sayang kamu Linda,” bisikku pelan.Tanganku juga tak tingal diam, dengan perlahan aku mengelus punggung Linda yang hanya di lapisi bikini tanpa bra di dalamnya. “Oh iya, kita sudah lama ngobrol nih tapi belum mengenal nama masing-masing diantara kita” sahut Linda spontan.




















