“Jangan munafik Gie…” mas manto mendekat kearah Ogie, mengangkat dagu Ogie dan memerintahnya supaya melihat tubuh setengah telanjangku “Sok …puas-puasin lihat tubuh seksi biniku…ayo…gapapa kok”
“Mas…apa-apaan sie?” ujarku.Perlahan, dapat kulihat mata Ogie yang mulai kehilangan rasa malunya. Bokep Namun ketika Ogie hendak membuka celana dalamnya, buru-buru mas Manto mencegahnya.“Eit… sisain celana dalamnya buat biniku ya” potong mas Manto ”…jangan dibuka dulu”
Terbersit sedikit kekecewaan diwajah mesum Ogie. Aku baru sadar, walau badan Ogie lebih tinggi daripada mas manto namun ternyata tubuh Ogie begitu kurus,. “Oooouuugghhh…”
Seperti makan buah simalakama, aku tak dapat banyak berbuat apa-apa. Dan benar, Ogie mulai mengambil photo kami berdua semenjak awal.Tak memperdulikan kondisi tubuhku yang masih setengah telanjang, aku mendekat kearah Ogie. “Oooouuugghhh…”
Seperti makan buah simalakama, aku tak dapat banyak berbuat apa-apa. “Ogie…aku tanya sekali lagi…buat apa kamu ngambil photo-photo aku?”
Dengan nada seperti orang yang menggigil kedinginan, walau tanpa melihat kearahku, akhirnya ia mulai membuka mulutnya “ Bu…bu…buat ko…koleksi mbak…”
“Koleksi? “Kamu suka coli?”
Kembali Ogie menganggukkan kepalanya. Bener? Kulihat, selangkangan Ogie sudah mulai besar menggembung, tanda nafsu birahinya sudah kembali. Melihat nafsu birahiku yang semakin tinggi, mas manto




















