Herman melirik kaca spion dan tak ada tanda tanda pocong tadi muncul lagi Mengira pocong itu telah pergi , ia kini kembali focus pada pengejaran . Bokep XNXX Satu peluang dilihat Herman , ia menabrak bagian belakang taksi itu sehingga lajunya menjadi sedikit oleng.“anjjiiiiinggg……!!!!!” abdul memaki sembari berusaha mengendalikan taksinya. Di salah satu batang pohon berdiri sesosok pocong dgn kain kafan lusuhnya , sorot lampu senter yg menyinari wajah pocong itu membuatnya semakin terlihat menyeramkan.Walau terkejut tetapi nalurinya sebagai bodyguard yg terlatih untuk tak takut apapun membuatnya bersiap menyerang pocong itu menggunakan pistolnya. Ia berniat menemui Donita disana karena kebetulan selama tiga hari ke depan jadwal kuliahnya kosong.Herman sebenarnya merasa heran , kenapa ibunya Donita tak mau membawa anaknya ke rumah sakit , malahan dibawa ke villa keluarga di bogor. Seluruh peluru aldo tepat mengenai pocong itu , masih di tempatnya semula pocong itu terlihat limbung , lalu bergoyg ke depan dan belakang seperti mainan anak anak sebelum akhirnya melayg jatuh.



















