Dan kini kami berdua sudah kelihatan seksi sekali, risih juga sich tapi mau gimana lagi.Akhirnya kami sampai di sebuah tempat hiburan malam, dengan menggandeng tangan mbak Gina aku mengikutinya masuk dalam tempat tersebut. Ada keraguan dalam hatiku tapi di sisi lain aku sangat membutuhkan pekerjaan yang dapat menghasilkan uang, lama aku merenung dan berpikir malam itu sampai akhirnya aku teridur dengan perasaan gelisah.Pagi harinya aku sudah terbangun pagi sekali dan kembali merenung, nmaun masih tetap ada keraguan. Desi XXX Setelah itu aku sarapan dan kembali ke kamar kostku, sampai di sana aku kembali merenung apa aku salah jika harus mengambil keputusan ini. nggak usah grogi… ” Katanya dan menyuruhku untuk duduk santai di pojokan tempat itu, sementara suara musik sudah memenuhi tempat itu.Bau asap rokok dan minuman keras langsung menusuk hidungku. Mungkin dia sedang tidur akhirnya aku pergi menuju kamarku kembali namun tidak jauh dari kamar mbak Gina, aku melihat dia baru datang ” Hei..


















