No info
Ya, aku tidak mau membuang lendir kenikmatan Firda. Desi XXX “Kamu lagi ngapain?”“Aku…eh…anu…aku….ee…lagi…ini…,”aku tak bisa menjawa pertanyaannya. Entahlah.“Cepeeeett..ambil trus ke kamar lagi.”perintahku sambil berbisik.Firda mengangguk, segera menyambar Cdnya dan…“Ceklek….!”Pintu kamar mandi terbuka, dan saat Rika keluar, kulihat wajahnya terkejut melihat Firda berdiri terpaku dihadapannya sambil memegang celana dalamnya yang belum sempat dipakainya. Perlahan, diturunkannya jeansnya…sedikit ada keraguan di wajahnya. Ditambah keadaan Firda yang hanya memaki kaos, tetapi dibawah tidak memakai celana jeansnya. Aku menelan ludah karena hanya bisa membayangkan seperti apa isi BH merah itu.Setelah itu, diturunkannya zip celana jeansnya, dan dibukanya kancing celananya. Kepalaku terasa pening.“firda…? Hal ini membuatpaha Firda menegang, tangannya menjambak rambutku, sekaligus membenamkan kepalaku ditengah jepitan pahanya yang menegang. Meskipun sudah melahirkan dan menyusui dua anak, payudara Firda sangat terawat, kencang. Tangannya masih tetap memainkan tongkolku yang sedikit melemas.“Kamu baru pertam kali kan, mainin koto orang selain suami kamu?”“Iya, Ndrew. Aku tidak menjawab, jariku sibuk mengusap dan meremas pantat putih nan montok, yang selama ini hanya menjadi khayalanku.“Ohh..Lin…boleh ya aku megang pantat sama memiaw kamu?”pintaku.“Terserah…yang penting kamu puas.”Segera kuremas-remas pantat Firda yang montok.




















