”Tidak kok pak, saya mana berani ngambil HP bapak.” elak Paijo, sebenarnya Paijo sudah mau insaf dari segala perbuatan buruknya sejak bekerja di rumah disana, itu semua berkat kebaikan dan keramahan Deswita.”Alah mana ada maling yang ngaku.” kata Ferry sinis. ”Jo gimana kabarmu ??? Desi XXX ”Nah sekarang sini, giliran gwe yang nyicipin memek lo.” kata Paijo sambil menepuk-nepuk pahanya yang mengisyaratkan bahwa dia ingin Deswita berada diatasnya. Ah mungkin dari penggemar.” batin Deswita sambil membolak-balik paket tadi, saat dibuka yang ada hanya sebuah kaset dvd dengan sebuah pesan diatas sebuah kertas yang ditaruh didalam wadah kaset dvd tersebut. Ayo Mbang goyang bareng-bareng.” kata Paijo sambil mulai ikut memompa penisnya yang masih berada di lubang vagina Deswita. ”bajingan jangan macam-macam yah, saya lapor polisi baru kamu tahu rasa.” ancam Deswita. Mulanya Deswita tampak ragu-ragu tapi melihat tampang Paijo yang mulai kesal maka dengan terpaksa dia menuruti kemauan mantan pembantunya itu. Uang ?” tanya Deswita kesal.



















