Dan mulai pagi itu kehidupan kami mulai berubah seperti pengantin baru pada umumnya.Sehabis jam kantor, ku arahkan mobilku langsung pulang. Bokep XNXX Dirumah, Ida ternyata pulang lebih cepat. Setengah jam sudah dan kopi di cangkirku hampir habis,
“gue ke kantor dulu, pulangnya mungkin agak kemaleman” ujar Ida sambil mengenakan sepatu di ruang tengah.Kata-katanya tidak dapat ku hiraukan, seakan terbawa dalam lamunan banyak hal yang menghantui pikiranku, suara pintu depan kemudian menyadarkanku bahwa wanita yang menyapaku tadi adalah istriku. Ida mulai menaikan pinggulnya dan menurunkan celananya. Di kamar Ida sudah berada di atas tempat tidur, kakinya yang jenjang dan putih membuat suasana hatiku tak-karuan. Sejenak kupikir untuk melepaskan penisku dari dalam vagina Ida. “da..sorry tadi gue keluarin di dalem..”ujarku
“nggak apa-apa kali,..kalo nanti gue bunting,,bapaknya ni anak kan elo” jawab ida.




















