Setelah bersih-bersih badan, istirahat sebentar, minum kopi, dan makan makanan ringan sambil ngobrol tentang keluarganya lebih jauh. Bokep China Ia tampak bengong memandangi CD-ku yang menonjol. Pembaca, ini adalah pengalaman yang luar biasa buat saya. “Mmacet sekali ya?” katanya yang tentu ditujukan kepadaku. Belum sempat aku buka mulut, ia sudah melanjutkan pembicaraan, “Kerja dimana Mas?” “Daerah Sudirman,” jawabku. Obrolan terus berlanjut sambil sesekali aku perhatikan wajahnya. Mamah langsung mendekapku erat-erat sambil berbisik, “Mas.. Mas.. kita suami istri kan?” lalu.. keluaar..” tangannya mencengkeram rambutku. enak.. “Mmacet sekali ya?” katanya yang tentu ditujukan kepadaku. terus..” “Crot.. “Ah..” lenguhnya sambil melepas isapannya. Kuusap perlahan dari dengkul lalu naik. Dari obrolannya keketahui ia (sebut saja Mamah) seorang wanita yang kawin muda dengan seorang duda beranak tiga dimana anak pertamanya umurnya hanya dua tahun lebih muda darinya. “Malu ah..” katanya. “Mas.. pelan-pelan ya..” Sambil memejamkan mata, dibimbingnya burungku masuk ke sarang kenikmatan yang baru saja dikenal. “Sret.. Kupastikan tak terlihat siapapun. enak.. Mamah tiba-tiba badannya mengejang, kulihat matanya putih, “Aduuh.. “Kan nggak ada yang lihat. Karena waktu masih sekolah tidak boleh pacaran, dan setelah




















