+ a“Ok. Bokep China Lo sadar Bay!”. Padahal aku masih mau nonton. Tampak jelas dilayar laptop Kak Agus memelukku sedangkan kak Ridwan duduk disebelah kami. Aku jadi penasaran…”. Mereka sama-sama memakai celana coklat khas polisi. + aKak Ridwan mengenakan baju kaos berwarna putih dan kak Agus mengenakan jaket kulit hitam. Adek tungguin kakak yah”. Sebenernya ada apa sih? aku bergegas mengambil laptop didalam kamar. Kak Agus melepas jaketnya dan tampaklah tubuhnya yang masih berotot terbalut singlet putih yang ketat. Tunggu bentar ya… aku ambilin dulu”. “Permisi… Permisi… Bay… Ni kak Ridwan”. + a“Kita foto-foto aja dulu”, kata kak Agus. Ih, kak Ridwan dan Kak Agus malam ini cakep banget, bikin lubang pantatku berdenyut-denyut aja pengen ditusuk pistol dua polisi ini. Pusing aku dengan kombinasi-kombinasi tombolnya sehingga dengan mudah aku kalah 2-0 dari kak Ridwan. Nggak sabar kakak pengen pulang N ngentot adek. Ntar aku diapa-apain lagi. Siap nggak dek?”. + a“Bilang apa?”. + aAku mengatur laptop dan mulai membuka aplikasi kamera. + a“Arhhhh sialan kamu Gus. Tangannya seperti memelukku dengan memegangi tanganku yang masih memegang stik. Kasih aja Bay,




















