kalau kamu buat-buat gitu, tanganku jadi memijit bagian yang lain!” Katanya sambil bercanda…, padahal aku sudah mabuk kepayang dan ingin tangannya segera meremas kedua payudaraku.“Udahlah Bert…, sekarang kita mulai aja deh”, Kataku dengan nada serius.“Baiklah, Saya juga ingin melakukannya sejak tadi, kalau kamu yang minta oke lah!”, Katanya.Ia pun langsung menurunkan bra-ku ke bawah, hingga kedua payudaraku kini terbuka lebar. Bokep jepang Aku tak tahu diapakan, tapi celana dalamku segera lepas. Aku hanya terengah-engah memandangi langit-langit dalam keadaan terangsang sekali. pikirku kegirangan.“Boleh aja, apa Albert nggak ada yang nungguin di rumah?”.“Ah, belum kok.” Jawabnya sambil mengerdipkan mata kiri dan tersenyum manis.“OK, aku akan beres-beres dulu yah!”, Kataku sambil melangkah balik ke bilikku.Aku segera mengemasi notebook dan kertas-kertas kerjaku secara terburu-buru. Sekali-kali boleh kan ganti suasana?”Kami kembali tertawa-tawa.Ia duduk di meja kerja, sementara aku duduk di kursi kerjaku yang tadi.“Wah, panas sekali di sini…, AC-nya kurang bagus yah?” Katanya sambil menggulung lengan bajunya ke atas, dan membuka satu lagi kancing baju di dadanya.




















