Tanpa panjang lebar, aku langsung menuju hotel yang sehari sebelumnya aku sudah booking. “Oohh.. Desi XXX “Ah kamu bisa aja” jawabku agak gugup. Tubuhnya semakin kebawah dan sampailah wajah nya di atas selangkanganku, dengan satu gerakan saja, celana adidas yang aku kenakan langsung tertanggal.“Mas.. Sambil menggerakkan maju mundur tubuhku dibelakang tubuh Ica, aku melihat jelas kucuran keringat dari tubuh kami berdua. “Ica pengennya yang satu bed, supaya bisa berduaan,” jawab Ica polos.Walaupun setan sudah pada meringis diatas kepalaku dan bilang, yes! “Terus, kamu mau dateng sama Rida atau sendirian?” tanyaku. “Terima kasih ya Mas, sampai ketemu minggu depan,” Ica mengingatkan.“Ok” jawabku singkat, dan setelah itu aku langsung tancap gas balik menuju ke Surabaya dengan perasaan yang masih bertanya-tanya dengan ucapan Ica yang sedikit romantis. Sambil menjilati sisa-sisa sperma yang masih menempel di batang kemaluanku,
“Ma kasih Mas..




















