tiba-tiba..Srr.. Bokep asia “Enak kan ‘maen’ sama Ciecie..?”Aku.. Ia tersenyum lagi.Lalu mulai menggoyang-goyangkan pantatnya.. membuat sensasi luar biasa pada setiap gerakannya yang membuat kontolku bergesekan dengan dinding memeknya.. Ya, lumayanlah.Buat ukuran anak SMP, yang meskipun di sekolahan termasuk yang miskin, tapi uang sakuku yang dua ratus ribu sehari mungkin ngga kebayang sama temen-temenku yang sok kaya. “Maen petak umpet?”
Aku menggeleng tak sabar, “Bukaan. Hehehe.. untung dia ngomongnya ngga kenceng. “Dia cuma tercekikik, dengan genggamannya menahan kulit kulup ku agar tidak menutupi kepala kontolku, ia menotol-notolkan telunjuknya pada kepala kontolku.. “..tapinya aku boleh cium Ciecie, ya?”
Cie Lena agak kaget, aku terlalu polos atau kurang ajar, ya? Maka tidak usah ditunggu lagi, aku segera mengikuti kemanapun ia bergerak menerangkan presisi dan kemampuan mobil itu, sambil bersyukur jadi orang pendek.Hehehee.. Pengen sama Ciecie..”
“Tapi ciecie mana puas ‘maen’ sama kamu. Melemparnya ke tempat tidur. Ia malah mendekat dan memelukku. aku tidak dapat menjawab. Hanya saja, ketika kenangan atau gairah itu datang, sedang pacarku tidak ada di tempat, aku tahu ke mana aku bisa menyalurkan hasratku..




















