Andai sajaaa…..“Eeh wi, udah dari tadi ?” Tiba-tiba Bondan bangun.“Damn, apa yg gue lakuin barusan. XXX Hindi Lo keluar ama siapa sih ?” Jawab Dewi yang mulai jengkel.“Lah kan gue gak ngarti kalo lo pada mau ke rumah, sama temen.” Jawabku membela diri.“Aaaiiiiiisssssshhhh. Dan kenapa lo bangun pas gue nyium jidat lo sih.” Bathinku.“Wiii, halooooooooo….” Sembari mengoyangkan tangan seolah-olah menyadarkanku.“Haaaahhh. Eehh anu….eemmm…itu apaa….aku baru nyampe kok”. Sesampainya aku di kamar yg ditunjukkan oleh room boy, ku ketuk pintu kamarnya berkali-kali namun sekalipun tak ada jawaban dari dalam kamar. Mana bondan yg gue kenal dulu ?”“Huuuffffttt” Bondan menjawab sambil mengangkat kedua pundaknya yg mengisyaratkan dia tidak bisa menjawab pertanyaanku.“Bondan bondan, move on dong. PART 1POV Bondan
Semalaman android keluaran chinaku hampir tak berhenti berbunyi karena banyaknya notifikasi masuk yang isinya sudah dapat aku tebak, namun tak satupun dari pesan itu yg aku balas. Sesaat aku dibuatnya mematung, namun itu tak berlangsung lama.



















