Aku melihat tak satupun cacat pada tubuhnya yang mulus. Desi XXX Phong akan melaksanakan pesta pernikahan putri satu-satunya, dan aku diundang khusus untuk menghadiri pesta tersebut.Perkenalanku dengan Mr. Kamu tak usah memikirkan itu, ok…?” katanya, dan aku hanya menganggukkan kepala saja tanda mengerti.Begitu masuk kamar setelah check in di hotel, aku lalu mengganti pakaian dengan mengenakan celana pendek dan kaos basket yang selalu aku bawa. Begitu sampai di ruang itu, Mr. Ia sepertinya tahu dengan apa yang sedang aku pikirkan.Tiba-tiba, di altar tempat pertunjukan muncul seorang wanita berparas cantik dengan memakai pakaian tipis tembus pandang. Aku melihat tak satupun cacat pada tubuhnya yang mulus. Waktu itu, kebetulan aku mendengar ada jeritan wanita minta tolong dalam bahasa Inggris. Phong, sehingga ia dan juga karyawan Mr. Tiba-tiba pramugari Garuda Indonesia Airways membangunkanku dengan menyentuh bahuku, sekaligus menyatakan bahwa beberapa menit lagi pesawat yang membawaku dari bandara Soekarno Hatta akan mendarat di Bandara Don Muang, Bangkok. Di balik pakaian yang dikenakannya, aku pastikan cewek tersebut tidak memakai apa-apa, sehingga terbayang jelas payudaranya yang montok, padat, berisi dan juga terlihat bulu-bulu halus di



















