Pak NS sudah menunggu di ruangannya, aku mengetuk pintu dan dia mempersilakan aku masuk. Bokep XNXX Aku dibimbingnya menuju mejanya, aku disuruh tiduran di mejanya dengan kaki menggantung di ujung meja, aku menurutinya. Aku menjerit tertahan setelah alatnya terasa memasuki vaginaku. Aku menjerit tertahan setelah alatnya terasa memasuki vaginaku. Dia kaget dan bertanya padaku, “Sas kamu masih murni…?”.Aku cuma mengangguk dan diapun tersenyum. “Berapa ukuran Payudaramu Sas?”, tanyanya sambil mengelus lembut payudaraku. Waktu itu aku diterima untuk PKL di sebuah instansi milik Pemerintah. Tiba-tiba Pak NS bicara, “Sas, bapak yang akan ukur kamu!”.Aku mempersilakannya. tapi aku sepertinyna tidak khawatir sedikitpun karena aku merasa senang sekali. Tapi di luar dugaan ku ia berkata, “Sas tolong buka baju kamu!”. Tiba-tiba Pak NS bicara, “Sas, bapak yang akan ukur kamu!”.Aku mempersilakannya. Ada yang aneh di dalam……, Aku di dalam ruangannya cuma berdua dengannya, mana tukang ukur bajunya, batinku?



















