“aman deh,kalo gini kan ngaceng gak begitu kliatan”pikir dirgo sambil tersenyum mesum.Bergegas dirgo ke belakang,nampak ibunya sedang merendam baju baju kotor ke dalam sebuah ember plastik besar.Halaman belakang rumah dirgo sudah dipagar tembok setinggi 2 meter,dan sebuah sumur dengan kerekan ada di sudut kanan dimana atikah ibunya sedang mencuci baju disitu,rimbunan pohon mangga membuat tempat itu selalu sejuk walaupun matahari mulai bersinar terik. “sudah ya nak,nasinya mau tumpah tu “kata atikah sambil melepaskan genggaman di kontol anaknya karena melihat beras yang direbusnya sudah mendidih dan sebagian tumpah membasahi kompornya.Dirgo terlihat sedikit kecewa,dia turun dari meja dapur dan keluar dari dapur,masih dengan tanpa celana ia menuju ruang tamu dan mengunci pintu depan trus kembali lagi ke dapur,dilihatnya ibunya masih sibuk menanak nasi.Dirgo mendekat dan mengusap usap pantat ibunya dari belakang. Desi porn “gak adil buk,ibuk kan sudah pegang pegang kontol dirgo”jawab dirgo bergetar suaranya oleh nafsu,dengan lembut dia menarik pantat ibunya kebelakang dan mendorong pelan punggung ibunya agar menunduk,kini atikah sudah berdiri dengan posisi nungging dan tangan berpegangan pada meja dapur,
“jangan nak..Aku ini ibumu “ucap atikah lemah ketika kaki dirgo




















