“Gak papa kok, Mi”, katanya.“Sini, saya bantuin masuk ke dalam, Pak”.Waktu berdiri itulah Pak Totok kembali didera malu yang sangat. Sudah lama dia tidak merasakan ketegangan yang sangat seperti pagi itu. Bokep Hari itu Darmi menantunya melihatnya begitu riang. Ibu itu walau sudah berusia sekitar 37 tahun masih nampak sehat dan kencang. Diam-diam Darmi justru berharap mertuanya itu melakukan sesuatu yang nakal pada Bu Susan. Mereka melakukannya agak buru-buru karena khawatir sang nyonya segera datang. Metode yang dipakainya adalah relaksasi pada pasien baik secara mental maupun secara fisik.Secara mental, Pak Totok akan membimbing pasien-pasiennya dengan bacaan doa dan secara fisik, dia akan menerapinya dengan pijatan dan minuman herbal ramuannya sendiri. Setelah kunjungan pasien wanita kota yang cantik itu, mertuanya kembali blingsatan dan matanya selalu mengikuti ke mana tubuh Darmi melangkah. Lama-lama karena kesal dia memutuskan untuk menggoda mertuanya itu. Sialnya Darmi lupa membawa cd ganti. Mereka menjadi jarang bertatap muka, apalagi Darmi yang selalu berusaha menghindari tatapan mata lelaki tua itu.




















