Sambung saya,“Dan saya mau permisi dulu Pak, terima kasih sebelumnya telah mempercayakan pembelian mobil mewah kepada saya, besok ibu saya tunggu di showroom ya Bu”, ujar saya sambil mejabat tangan pak Ali dan berpamitan.Kemudiaan sayapun bergegas meluncur kembali mencari prospek yang lain. Saya mau menanyakan surat-surat mobil yang kemaren”, ucapnya.“Memang kenapa bu?”, jawabku.“Yah kesini bentar aja Dek, ibu tunggu loh”, ucapnya.“Baik bu” jawabku singkat.Sayapun langsung meluncur ke rumah bu Gita. Bokep jepang iya bu… tadi Ibu bicara apa?”, ujar saya tergagap gara – gara melihat sepasang payudara Bu Gita.“Wah dik Rafa kenapa? 2 hari kemudian, sore hari saat saya pulang kantor, telpon berbunyi“Selamat sore dik Rafa, bisa ke sini sebentar? Ssss… Fa… Eummm… Aghhhhh…”, hanya itu yang keluar dari mulut Gita ketika kujilati Vagina-nya.Kemudian saya jilatin bibir Vagina-nya atas bawah bergantian dengan pelan dan pasti. Kayaknya memang sudah persiapan buat ML. Ada springbed, home theatre, dan kamar mandinya. Setelah saya tau alamatnya, tanpa buang waktu saya langsung meluncur menuju rumah yang dimaksud itu. Keadaan sepi saat itu, sepertinya tidak ada orang lagi di rumah itu. Saya jadi inget temenku


















