“, Jerit Ibu Loni saat mulutku mulai mencium dan menjilati teteknya. Desi porn Pendhos ngapain kamu disini?”, sapa Ibu Loni.Aqu jadi bingung, namun Ibu Loni mengedipkan matanya, aqupun mengerti maksud Ibu Loni,
agar kita bersandiwara kerana ada beberapa orang yg sedang antri mengambil uang.“Oh nggak Bu, saya lagi nunggu temen namun kok belum datang juga”, sahutku. “Nah, sekarang ceritakan semuanya”.Dgn perasaan malu, aqupun menceritakan semua kejadian yg aqu alami bersama Ibu Mertuaqu, mau
tak mau burungkupun bangun dan tegak berdiri, kerana aqu menceritakan secara detail apa yg aqu
alami. Baru aqu tersadar, yah kalau Bapak
mertuaqu tahu istrinya hamil, pasti Bapak mertuaqu marah besar apalagi jika Bapak mertuaqu tahu
kalau yg menghamili istrinya adalah menantunya sendiri.Juga atas saran Dokter, menurut dokter di usianya yg sekarang ini, sangat riskan sekali bagi Ibu
mertuaqu untuk hamil atau memiliki anak lagi, jadi Ibu mertuaqu memutuskan untuk mengambil
tindakan.“Bu, apa perlu aqu datang ke desa Gl?”
Ibu mertuaqu melarang, “Tak usah sayg nanti malah bikin Bapak curiga, lagi pula ini hanya operasi kecil”.Sesudah aqu yakin bahwa Ibu mertuaqu tak perlu ditemani, otak jorokku langsung terbayg badan
telanjang Ibu mertuaqu.“Bu aqu kangen sekali




















