Lalu Dina mempersilakan sang dukun untuk istirahat di sebuah kamar yang memang diperuntukkan untuk tamu. Lalu Lely mengetuk pintu gubuk itu dan dengan adanya sahutan dari dalam mempersilakan mereka berdua masuk, di dalam telah ada dukun itu yang duduk dengan sambil menghisap rokoknya.“Ooo… Bu Lely? Desi XXX Selanjutnya Dina minta diri dan menitipkan amlop untuk memenuhi syarat-syaratnya, dan berjanji besok akan datang. Lalu Mbah Dudu meminta Dina untuk langsung ke depan dan menerima saran dan cara-cara memakai jimat itu. Lalu sang dukun tangannya turun ke perut dan ke selangkangan Dina. Sedang jimatnya telah dioleskan pada seluruh bagian-bagian tubuh Dina.Lalu tibalah saat untuk memasukkan keampuhan jimatnya, maka sang dukun minta kepada Dina untuk mau bersengggama karena jimat itu tidak akan bisa dipakai jika Dina tidak melakukan senggama dengan dukun itu. Di dalam BH itu tangan Dudu memilin dan memelintir puting susu Dina, dengan cara itu Dina secara naluri seksnya terbangkit dan membiarkan tindakan sang dukun yang memang kelewatan dari tugasnya itu, Dina hanya diam. Setelah itu sang dukun berkata bahwa besoknya Dina akan mendapatkan jimat itu dan akan dipasangkan ke


















