Jepang Montok Tak Sabar Menanti Creampie Dari Sudut Pandang Pertama

“Jangaaan.. Bokep Suaminya dan Ermina telah terlelap. Ooowwwhh.. Diam-diam bibirnya tersenyum saat Rivan mengikuti ke dapur. Tubuhnya terhentaktak beraturan, Rivan menyetubuhinya dengan sangat kasar. Kamu seorang guru, bukan pemerkosa..” didorongnya tubuh lelaki itu, tapi dekapan tangan Rivan terlalu erat.“Yaa.. Reyna tak lagi mampu membendung air mata, menatap mata bening tanpa dosa yang menunjukkan kasih sayang seorang anak. Meski kau tidak menyadari aku bisa merasakan bibit rasa suka dihatimu akan lelaki itu, Rey…” hati kecil Reyna mencoba menyadarkan. Wanita menjerit terisak, tapi kaki jenjangnya justru bergerak melingkari pinggul silelaki, tangannya memeluk erat seakan ingin menyatukan dua tubuh.Tangis Reyna semakin menjadi, menangisi kekalahannya. Wajah lelaki itu menyeringai saat melipat kedua paha Reyna keatas, memberi suguhan indah dari batang besar yang bergerak cepat menghujam celah sempit vagina Reyna.“Sayang, aku bisa merasakan lorong vaginamu semakin basah, ternyata kamu juga menikmati pemerkosaan ini, hehehe”
Plak…Pertanyaan Rivan berbuah tamparan dari tangan Reyna, tapi lelaki itu justru tertawa terpingkal, lidahnya menjilati jari-jari kaki Reyna yang terangkat keatas dengan pinggul yang terus bergerak menghujamkan batang pusakanya.

Jepang Montok Tak Sabar Menanti Creampie Dari Sudut Pandang Pertama

Related videos