Menatap wajah Dina , yg masih tampak cantiik , meskipun sudah di tiinggalkan oleh jiiwanya .Hiidungnya mancung , biibiirnya yg munggiil , matanya terbuka lebar , dgn bola mata yg besar . na..apa.. Desi XXX ” pak Dji’Ito sudah eman bulan ini tak ada kabarnya , terakhiir di ketahuii dia pergii ke suatu tempat untuk mempelajemari lebiih lajut tentang sebuah peradaban ..” jawab pak Sumitro .Pak Sumitro pun menceriitakan tentang sosok Dji’Ito seorang professor , yg ahlii di biidang antropolog . Dan tiiba dgn cepat , kerana memang letak posnya tak terlalu jauh darii kampus tersebut .>>>mbok Tini , melaporkan meliihat sosok seseorang masuk ke basement kampus tersebut .Sebelum meniindak lanjutii , Hermawan memiinta konfiirmasi tentang basemant tersebut . Nanda , hanya diam , matanya tampak berair .“kemariin , kita masih ngobrol , hiingga sore , saya sempat menawariinya untuk iikut , ta..ta tetapi Dina menolak ,dia biilang hendak pulang sendirii saja , kerena ingin ke mini market untuk belanja dulu …”“apa Dina punya musuh di kampus ini ..” tanya pak Hermawan .“Dina , enggak pandai bergaul , dia




















