Mas… Jangan… Amida Malu, ??”
“Ntar kalo dilihat orang gimana Mas??,” kata Amida sambil berusaha memegang kedua tangan qu.Tapi Amida tidak berusah menghentikan aktifitas tangan qu yang sedang mengelus payudaranya tersebut. Bokep asia saya harus liat buku panduan tambahan dulu” ucap qu.Lalu saya mencari alasan agar saya bebas ber duaan dengan Amida.“Lho Mas…Buku panduan apaan sih?” tanya Amida.“Ini lho….buku kamus cepat dan imbuhan ..?? Kisah ini belangsung saat ketika saya mengenyam ilmu di bangku kuliah. Dia tersenyum memperhatikan qu, dan saya malah jadi salah tingkah.“Eehh.., kagak nglamun kok Amida ??,” jawab qu. Lalu saya buka kancing ketiga, keempat dan semua menjadi lepas begitu aja…Amida hanya diam saja. Setelah itu Amida buru-buru menarik tangannya sambil tersenyum dan lari menuju rumahnya. Buseet… Indah sekali bentuk tubuhnya. Setelah itu Amida melepaskan pelukannya dan merebah di atas ranjang. “Oiya Mas, kan rumah Amida dekat dari sini, cat tembok yang warna hijau itu tu Mas..?”Amida Croot..| Kemudian dia segera menunjukkan rumahnya sambil mengarahkan jari telunjuknya. Tapi enaknya bukan kepalang meeeeeen…..“Mas… Amida… Mau pipisss… “
“Ohhh…Mas… Ohhh…”
Amida mendesah panjang.














