“Masa sih bayarnya cuma makan-makan” jawabku sambil terus tertawa. Saat dicabut penisku diselimuti darah perawan Rara. Bokep Aku tusuk perlahan memek Rara, kadang aku percepat. Walaupun aku dah ngantuk, tapi susah sekali aku memejamkan mata.Sekitar 15 menit kemudian, Rara keluar dari kamar an menghampiri aku. Rara melepaskan ciumanku. “Aku mo kekamar mandi dulu yan, mo bersihin dulu” kata Rara. Please…” pintanya. Kalo aku jadi cewek itu, aku pasti juga nuntut tanggung jawab” kata Rara. “Loh, gimana sih. Aku mendorong jidat Rara sambil berkata “Udah tidur sana, pikiran kamu dah kacau tuh”, walaupun sebenarnya aku juga jadi mau“Tapi bener Yan, aku jadi mau. Dasar cowok sama aja, pikirannya gak jauh-jauh dari selangkangan” kata Rara sambil memukuli dadaku.“Ya walaupun dah pernah tapi aku kan gak ngelingkuhin tunanganku dan ngehamilin cewek laen” jawabku menggoda Rara sambil tertawa. Rara cuma diam tapi kemudian rebahan disampingku, bahkan dia menarik selimut yang aku pakai supaya dia kebagian.“Kan aku dah bilang yan, aku lagi butuh ditemenin.



















