Diapun semakin mesra dengan memegang kedua pipiku dia terus membiarkan aku memainan lidahku dalam mulutnya “Ooouugghhh.. aaaaagggghhh… “Desah Vania mulai terdngar.Mungkin karena sudah tahu tidak ada orang lain selain kami, akupun menjadi lebih berani dengan penuh gairah aku lumat dengan buasnya bibir vania. Desi XXX Karena hujan melanda bahkan curahnya begitu lebat, sampai di rumah Vania ternyata tidak ada orang sama sekali, Vania menyuruhku untuk mampir diapun kedalam membersihkan dan mengeringkan tubuhnya yang agak basah tadi. Sedangkan aku duduk di ruang tamunya kemudian dia datang dengan minuman hangat di tanganya.Akupun segera enikmati unuman itu untuk menghangatkan tubuhku “Iiihh.. Dan Vania jarang sekali hangout bareng dengan teman-temannya, mungkin karena keberanianku juga akhirnya mama Vania lebih menerimaku terbukti sekarang dia mau mengobrol denganku.Daripada sebelumnya yang hanya menyapa lalu kembali masuk kedalam, namun karena seringnya melihat aku bertamu kerumahnya. aku juga baru kali ini melakukanya…” Aku merasa ada tantangan mendengar vania berkata seperti itu.Dengan perlahan aku kembali memasukkan kontolku dengan cara menuntunnya dengan tanganku “Aaaaaggghhh…saaaakiit..




















