Sambil memberi selimut, kukedipkan mata kepada istriku sambil beranjak keluar.“aku ke kamar mandi duluan ya,ma”,suaraku agak lantang mengiringi langkahku menuju pintu kamar.Diluar kamar,ternyata Nakim sudah berdiri didepan pintu kamar mandi menungguku.“gimana,kim?”,tanyaku berbisik.Nakim tak mau bersuara krn takut terdengar, dia hanya mengangkat jempolnya sambil menunjukkan wajah salut. Desi porn “pura2 mabuk obat perangsang gitu..jd kamu kaya fly, tp tetap ada respon”,jelasku tetap mengulum senyum.Istriku tampak berpikir sebentar utk mencerna kalimatku.“maksud kamu buat…”,istriku berujar agak sangsi. Mungkin itulah yg membuatku baru tersadar bhw dipintu kamar sudah ada sepasang mata yg mengintip permainanku dgn istri.Kurasa istriku lebih dulu menyadari itu sehingga ia memberiku cubitan khasnya sambil terus melakukan blow job. Bersahut2an dgn lenguhan dari mulut istriku yg sedang melumat penisnya.Melihat itu kurasa sudah waktunya aku bekerja, cepat ku ambil posisi setengah duduk diantara kedua paha istriku dan menggapai dada istriku dgn telapak tanganku, perlahan tapi pasti, ujung penisku mencari sarangnya. Dan kamipun larut dalam canda penuh kemesraa. “emang pilem apa,mas ?”,tanya Nakim dgn nada bersemangat. “ga usah ribet, targetnya juga ga ngerti kok soal mabuk2 gitu”,jwbku.




















