Melemparnya ke tempat tidur. Lalu berkata, “Udah siap liat bodi Ciecie?”, Aku mengangguk perlahan. Bokep buang duit kayak buang sampah..”Adduuh.. kalo gini kan ketauan mana yang temen mana yang bukan.. Tapi kalo pulang, Cie Pin naik bis sedang aku dijemput Cie Sian. Cie Lena.Sekarang ini, dia masih belum menikah dan kini bekerja sebagai karyawanku di sebuah kawasan perkantoran di xx.. Dia tertawa. Namaku Andre . aku tidak dapat menjawab. Usianya waktu itu 18 tahun. tolong Cie.. dan setiap kali jarinya menyentuh kulit kepala kontolku, setiap kali itu aku merasa tersetrum oleh rasa geli-geli yang aneh..“Hhh..,” aku sampai mendesah kenikmatan, “Cie, ‘maen’ yuk?”
Dia menatapku geli.. srr.. sampai tiba-tiba aku bagai tersadar dari lamunan..“..gimana? Tapi aku tidak bisa menahan diriku untuk menyandarkan kepalaku ke dashboard sehingga bisa mengintip sesuatu diantara kedua paha mulus ciecie ini..Dia tersenyum, “Namamu siapa sih, Say?”
“A Bee.”
Dia tersenyum, “Nama yang bagus.”
Lalu dia menoleh menatapku sebentar, “Kamu belum pernah liat cewek telanjang ya, Say?”
Aku menggeleng pelan.“Pengen tau, ya?” dia tersenyum, “Pasti pernah nyoba ngintipin ciecie-mu ya?”
Kali ini aku mengangguk pelan.



















