Dalam perjalanan aku pun beranggapan untuk mengajaknya ke rumahku.“Gimana bila mampir ke rumahku?” tanyaku. XXX Hindi Hingga kesudahannya waktu mengindikasikan pukul 4 sore. Guru Bahasa Inggris kami yang mengenalkannya padaku sebab dia tahu hingga saat tersebut aku masih jones hehehe… Singkat cerita dapat dibilang saat tersebut aku merasakan jatuh cinta pada pandangan kesatu. Sepuluh menit aku menantikan Qiu Qiu menghampiriku di lokasi parkir motor sekolahku. “terserah” jawab Qiu Kiu singkat.Aku juga tak menjawabnya lagi. Motor juga kupacu dengan santai, sampai-sampai waktuku bersamanya di perjalanan dapat lebih lama. Tapi aku pesimis, dengan penampilanku tinggi 167cm, berat 82kg, kulit hitam, wajah pas-pasan. Hingga kesudahannya waktu mengindikasikan pukul 4 sore. Diselingi dengan candaan yang kulontarkan merasa nyaman ngobrol denganku. Aku juga menyapanya dengan basa basi alakadarnya saja. Di saat mendekap Qiu Qiu, aku kembali menikmati adanya benda kenyal yang menempel ke dadaku. Singkat kisah sejak saat tersebut aku telah memiliki tidak sedikit teman baru di sini.Seiring berjalannya waktu, akupun naik ke ruang belajar 3 SMU. Hingga dalam lamunanku menginginkan wajahnya juga aku terlelap. Setelah kejadian itu, pesanan lamia juga datang dan kami


















