Puas bercerita tentang dirinya sendiri, Edwin terdiam sebentar sebelum membuatku kaget dengan bertanya, “Kalian mirip kalau dilihat- lihat. Desi porn Dan tak lama kemudian Budi pun ikut memuncratkan spermanya, tapi tidak sebanyak volume sperma Timo. “Tunggu,” katanya. Budi pun juga ikut menjilati kontolku. Tidak menunggu jawabanku, Timo lalu berdiri dan berjalan ke arah kamar tidur. Kepalanya perlahan bergerak maju mundur mengulum kontolku.Di belakangku Timo masih terus menghisapi kontol Budi. Jangan-jangan sepupu.” Timo pun segera membandingkan wajah kita berdua, menyilangkan tangannya dan membuat raut wajah seakan curiga hal itu benar. Aku tidak dapat melihat ekspresi Budi sewaktu Timo masuk dan berjalan mendekatinya.Sosok Timo terlihat tinggi dan maskulin. Yang aku khawatirkan sekarang hanya kalau-kalau Edwin memberitahukan hal ini ke orang-orang lain. Apa gue pake buang aja ya? “Soal kamu sama Budi bikin aku horny. “Gue dulu pernah lihat nama Budi di daftar family elu di FB,” jelas Edwin, sekarang mengerutkan dahinya.“Gue yakin bener.” Budi yang sejak tadi menyibukkan diri membaca berita di ponselnya sekarang terfokus pada pembicaraan.




















