“Sejak kapan yaaa… papa mulai genit…?”, tanya Desrita sambil memandang wajah ganteng ayahnya tetapi kenapa malam ini kelihatannya… rada genit?!“Bukan genit… sayang… masak sih baru mau mengecup bibirmu saja… tidak boleh sih…?”, kata Dartowan pura-pura merengut pada puteri kandungnya itu.“Oooh… itu…? cepak = (rambut yang) dipotong pendek sekali. Bokep indo Aku jadi tidak mengerti…”, kata Ningsih yang memang tidak mengerti samasekali, apalagi harus mengartikan gambaran yang dilihatnya tadi.“Ohhh… itu, habis lampunya jauh sih… diatas plafon”, kata Dartowan sambil menunjuk lampu neon yang menempel di plafon. Tak tahan sudah Dartowan mengalami kenikmatan ini langsung menarik keatas tubuh mungil Desrita menindih tubuhnya. “Jadi benar kan… Ningsih adalah adikku sendiri?”, tanya Dartowan dengan tajam.Cepat bi Nurasih membantahnya, “Tidak-tidak… ngaco kamu… Darto, itu tidak benar samasekali… tahu dari mana kamu…?!”.Dengan lembut Dartowan berkata, “Dengar dari mulut bibi sendiri… yang memberi petunjuk kearah itu. Nilai rata-ratanya adalah 9+ langsung menempatkan diri Desrita pada ranking pertama dikelasnya, dia dengan gemilang naik ke kelas 3 SMA.Desrita merasakan tubuhnya sudah ‘bersih’ dari mens rutin bulanannya.




















