Tercium aroma khas yang dipunyai seorang wanita. Desi XXX Kalau boleh tahu, apa sih masalah sebenarnya?” tanyaku.“Saya memang belakangan ini sering jalan dengan suaminya untuk urusan pekerjaan. “Anto, punya kamu boleh juga. Aku makin asyik dengan mainanku. Beberapa menit kemudian ia sudah terangsang lagi.“Ayo sayang. Jangan!”Kalau memang dia tidak mau, pasti kami berdua tidak akan sampai ke kamar ini. Tapi tanganku tetap dibiarkan di bahunya. Dia menuduhku ada hubungan dengan suaminya. Ia sedikit meronta, tapi rasanya hanya penolakan pura-pura.“Jangan.. Ia tersenyum kemudian menciumku dan merebahkan kepalanya di dadaku. Ia kemudian mengangkat kaki kirinya ke atas ranjang, kudorong sedikit sampai ia mepet ke dinding kamar. Padahal aku berhubungan dengan suaminya hanya sebatas urusan pekerjaan,” katanya. Jangan. Katanya tungguin nanti malam di Wartel sini agar bisa selesai. Ohh.. Setelah pesanan kami datang, ia mengaduk gelasnya perlahan-lahan dengan sendoknya.“Sudah tenang sekarang. Ia mulai kedinginan dan mendekapkan kedua tangannya di dadanya.“Dingin?” tanyaku.Titin hanya mengangguk saja.




















