Indra berkulit sawo matang, kurus, berambut cepak dan dekil. “Kok kakak nggak ikut pergi sama keluarga? Bokep China Mungkin tadinya mereka merasa sungkan berlama-lama karena Ellyn tidak ada di rumah, namun pikiran mereka berubah setelah aku bersikap ramah. “Makasih Kak…” sahut mereka hampir bersamaan. Kemudian aku mengajak mereka untuk bermain kartu sambil menonton Film tadi. Secara fisik, mereka berwajah biasa-biasa saja. “Ok deh adikku yang cantik…!” candaku. Maksudnya sampai sejauh mana pacarannya?” tanya Indra lagi yang sepertinya belum puas dengan jawabanku barusan. Menurutku mereka semua lebih mirip berandalan daripada mahasiswa. “Ellyn masih di rumah temannya. Kakak juga suka nonton Film. Maksudnya sampai sejauh mana pacarannya?” tanya Indra lagi yang sepertinya belum puas dengan jawabanku barusan. “Maaf, mau nyari siapa ya?” tanyaku. Tunggu di dalam aja yah, mungkin sebentar lagi Ellyn pulang…” kataku mempersilahkan masuk. Secara fisik, mereka berwajah biasa-biasa saja. Maksudnya sampai sejauh mana pacarannya?” tanya Indra lagi yang sepertinya belum puas dengan jawabanku barusan.



















