Sementara Tante Amanda pergi membawa Bobby, aqu dan Lidya duduk di bangku taman dekat patung Pangeran Diponegoro yg menunggang kuda dgn gagah. Anehnya, hampir semua kawan mengatakan kalo aqu sudah pacaran dgn Lidya, Padahal aqu merasa tak pernah pacaran dgnnya. Desi porn Dia malah tersenyum. Namun sebelumnya dia memberitahu kalo aqu harus membalasnya dgn cara-cara yg tak pantas untuk disebutkan. Saat itu aqu merasakan sebelah tangan Lidya menjalar ke bagian bawah perutku.“Okh..?!”.Aqu tersentak kaget setengah mati, ketika tiba-tiba merasakan jari-jari tangan Limda menyusup masuk ke balik celana dalamku yg tipis, dan..“Lidya, apa yg kau laqukan..?” tanyaqu tak mengerti, sembari mengangkat wajahku dari dadanya.Lidya tak menjawab. Namun aqu disambut Lidya yg memakai baju seperti mau pergi ke pesta saja. Namun aqu tak peduli dgn paha yg indah padat dan putih terbuka cukup lebar itu. Entah kenapa, tiba-tiba saja dadaqu berdebar menggemuruh Dan ada suatu perasaan aneh yg tiba-tiba saja menyelinap di dalam hatiku.Sesuatu yg sama sekali aqu tak tahu apa namanya, Bahkan seumur hidup, belum pernah merasakannya.




















