Saat itu juga tiba-tiba pandanganku memburam, semakin buram hingga aku tak dapat melihat apapun, dan saat itu pula aku sudah tak tau apa yang terjadi lagi.*****
“The winner is-” si pembawa acara menahan ucapannya, membuat seluruh kedua finalis berdegup kencang, bahkan penonton yang ada di studio pun hening menanti lanjutan dari ucapan si pembawa acara, termasuk diriku yang kini sedang mencengkram guling erat-erat menatap layar kaca. Bokep jepang Dia masih mempunyai impian yang belum terwujud, dia harus menggapai mimpinya. Harum payudaranya semakin menyengat hidungku, puting yang kemerahan semakin mencuat.Aku menatapnya untuk memantapkan pergumulan kami, tapi aku hanya melihat mata Sava yang tertutup dengan bibir yang dia gigit sendiri. Silahkan ambil nyawaku ! Dia masih asik berjalan menyusuri koridor lantai dasar sambil mengamati sekitar, memilih apa-apa saja yang akan dipakai untuk seharian ini. Aku cuma butuh kamu,” aku tersenyum lebar, lalu memeluk tubuhnya erat-erat, menekan hidungnya yang memerah karna kedinginan.“Iiiih apaan sih, gak jelas banget gombalannya,” Sava coba menjauhkan tubuhku, tapi sepertinya gak niat deh karna dorongan tangannya terasa sangat lemah, atau rasa cintaku yang terlalu kuat padanya hingga dia gak




















