Pertanyaannya semakin kacau dan mengundang curiga.Seorang bapak duduk di antara kami. Desi porn Duduk di pojok menunggu kereta Penataran yang akan mengantar kami ke Surabaya. Aku harus waspada. Air langit belum turun, tapi bau hujan sudah tercium olehku.Kucium tangan bapakku yang kasar karena bekerja keras. Bantu apa?tanyaku menahan nafas. Sesekali aku berhentyi melantunkan mushafku dan menjawabnya seperlunya, lalu kulanjutkan. Akhirnya dengan lapang dada, kulepas kepergian bapak sambil terus memandangi ufuk barat yang semakin menggelap.Setelah bapak menghilang ditelan jarak, aku masuk ke ruang tunggu dan melihat jadwal kereta dengan lebih teliti. mendingan kamu tobat deh sebelum semuanya terlambat. Kurapalkan 3 surat terakhir berkali-kali untuk melawan arus ini. Aku terdiam menatap angkasa. Sesekali aku berhentyi melantunkan mushafku dan menjawabnya seperlunya, lalu kulanjutkan. Bisakah pertemuan kami yang sekejap ini menjadi sebuah ajang berkasih-sayang? Ah entahlah.Kereta yang akan mengantarkan aku ke Surabaya ternyata sudah berangkat satu jam yang lalu. 4. Saya harus izin ke pengurus dulu
ntar kalo ditanya siapa saya, mas jawab apa?




















