Pintunya terbuka sedikit. Kenapa katamu?! Desi XXX Dan setiba di kamar, aku memeluk Erik sambil mengucapkan terima kasih. Sakit!! Tersenyum Erik mengecup kepalaku sambil mengelusnya. “Panas..badanku terasa panas..Erik..” pikirku dalam hati. Jantungku terasa berhenti mengingat kejadian itu. “Hmmphh..”Untuk pertama kalinya aku merasakan ada getaran yang aneh pada tubuhku. Rasa takut dan kesepian menyerang hati dan pikiranku. Erik melakukan gerakan menghentak itu secara teratur, dan tiba-tiba aku merasakan getaran yang sangat hebat dalam diriku, aku merasakan ‘liang’ku
menyempit karena otot-otot di tubuhku menjadi tegang. Aku tidak mau bergerak juga, seolah-olah aku sengaja ingin ditemukan oleh Erik. Erik terus berlanjut menciumku, aku bisa merasakan lidahnya memijat lidahku. “Ahh..!!” nafasku makin memburu.Tiba-tiba Erik berhenti dan melihatku sambil tersenyum misterius. Aku tidak mau kehilangan lagi orang yang kusayangi. Aku takut dibenci. Kamu itu perempuan apa??!! Sensasi yang tidak pernah kurasakan sebelumnya.



















