Rasa
grogi menyertaiku ketekia menyapa dengan kata” hai!, sndiri ya.. Desi XXX Terlihat V berwarna pink, dengan kulit V yang masi kencang dan eknyal,
beitu juga bulu-bulu yang tercukur rapi menawan. hehe..”sms kami lakukan hingga pukul 12 malam, ntah apa sja kami bicarakan. Mata lelaki mana yang tidak ingin mencicipi V yang
begitu menawan seperti ini, fikirku sejenak. Kucoba masukkan Kntlku kedalam V-nya, dengan bantuan tanggan lebutnya juga menaikkan bulu-bulu yang
menghalangi jalan kami.”Awww….Ohh…pelan-pelan Ren”, pintanya padakuTerasa sekali V-nya sangat keset, mungkin karena sudah lama Nanda tidak melakukan hubungan intim. Kutelpon dia dari depan kosnya. kurasakan sensasi yang sangat-sangat indah, tak pernah kubayangkan aku
bisa menikmati tubuh gadis ini.”ren, aku cape……….bntar lagi aku keluaar:, kata nanda
”sabar sayang dikit lagi ren keluar kok, kit akluarin bareng aj”, sahutku sambil menggenjot tubuhnya
”iya sayang….mmmmphh…ohh…..trus say….ahhhhh…..aaaauugggghh…”, rintihnya kembali.setelah 30 menit menggenjotnya, mulai kurasakan akan keluarnya Sperma ku. Sekali-kali mataku melirik spidometer tangki bensinku yang sebentar lagi akan terisi penuh
oleh bensin di dekat renon, denpasar. ”Damn!” fikirku, dan
akhirnya ketemu juga nomer rumah kosnya. hahaha..”,sahut gw dengan deg degan. ”lega….” kurasa….hehe.”eh no bole liat kamar kamu gak nda?”, pintaku
”eh, masuk



















