Aku setiap hari menelfon dia, katanya sih ada beberapa yang melamar. Desi XXX Pada waktu itu hari Minggu,sabtu sorenya aku berangkat naik kereta.Orangtua selalu mendukung aku walaupun aku cupu tapi aku mandiri. Aku tidak banyak cerita apa saja yang dilakukan pak Hendry karena menurutku dia melakukan pemeriksaan pada tubuhku. Aku masih diam saja , pak Hendry mengelus-elus memekku dengan manja. Aku takut apa ada yang salah dengan penampilan ku. Aku terbangun pagi hari karena Indah menelfonku dia bilang aku harus segera kesana untuk review dengan dokternya langsung di hari libur. Aku tidak banyak cerita apa saja yang dilakukan pak Hendry karena menurutku dia melakukan pemeriksaan pada tubuhku. Pengalamannya kurang luas, aku kutu buku orangnya. Dokter itu memperawani Ratih dengan alasan untuk tes kesehatan sebelum Ratih bekerja di kliniknya.Namaku Ratih usiaku 24 tahun , aku baru saja wisuda menempuh pendidikan D3 kesehatan. Aku duduk berhadapn dengannya, matanya tajam memandangku. Dan mengeluarkan cairan yang dia semprotkan di tubuhku,“ccccrrrrrrroooootttt…..cccccrrrroootttt….ccccrrrrroooootttt…..cccrrrooooottt…..”Cairan itu banyak dan kental membasahi tubuhku. Sekian. Waktu semakin cepat, tepat pukul 7 di mulai.




















