After spending a few days with his parents at the farmhouse, Ashok sets out to return to the city with his wife, Savita. Desi XXX But their car breaks down on the way. With the help of a tow truck, they take it to the workshop of a second-hand car dealer. The mechanic tells them that their car has broken down beyond repair. On this, both husband and wife think of buying a car from there. After listening to them, the car dealer first shows them an expensive sports car. Ashok likes that car very much, but after hearing the price, he gets disappointed and asks to show a cheaper car. The dealer shows him a car and sends him for a long test drive. Seeing a disheartened husband, Savita thinks of buying the same sports car for him somehow. So it will be worth watching how Savita reduces the price of the car by bargaining with the dealer for each of her private parts! Will the mechanic also get a chance to service Savita Bhabhi’s private parts? To know, watch Savita Bhabhi episode 76- Deal settled!
Dia menyuruhku untuk menggoyangkan pinggulku. Pentilku dipilin2nya. Dia membantu menarik turun celana jeansku. Aku menggenggam Penisnya. “abìs Memes mestì manggìl apa? Pinggulku perlahan bergerak ke kiri, ke kanan dan sesekali bergoyang untuk menetralisir ketegangan yang kualami. Tanganku turun menangkap penisku. Pinggulku mengaduk-aduk lincah, mengulek liar tanpa henti. Dia meringis. Aku melenguh merasakan desakan Penisnya yang besar itu. Aku menurunkan celana jinsku perlahan. “baang..”, hanya itu yang bisa keluar dari mulutku saking dahsyatnya kenikmatan yang kualami bersamanya. Aku yang masih merasakan orgasmeku mengunci pinggangnya dengan kakiku yang melingkar di pinggangnya. aku mengakui keperkasaan dan kelihaiannya di atas ranjang. Dia terus mempermainkan jari tengahnya untuk menggelitik bagian yang paling pribadi tubuhku. Aku bagaikan berada di surga merasakan kenikmatan yang luar biasa ini. “Betul kan, kamu tu cantìk lo Mes”. Sambil menciumi toketku, tangannya turun membelai perutku yang datar, berhenti sejenak di pusarku lalu perlahan turun mengitari lembah di bawah perutku.




















