sambil kembali membaca mantra , pak mamat memercikan air ke kepala vonny , dielus elusnya kepala dan rambut sebahu gadis itu , dan vony merasakan sebuah seensasi hangat sedang menjalari tubuhnya. Desi XXX hembusan angin kedua kalinya membuat vonny benar benar terjaga , ia memperhatikan sekeliling , tampaknya hanya dia sendiri yg merasakan hembusan angin tersebut karena siswa laian terlihat masih sibuk dengan urusan masing masing , bahkan pak sofyan masih sibuk membacakan daftar harga wortel tanpa daun (uupsss..sorry maksud gue …revolusi pernacis….)hembusan angin itu kembali lagi namun kini lebih pelan dan lembut , vonny merasakan di tengkuknya seolah ada yg meniup dari belakang membuatnya bergidik , dan tiba tiba saja tubuh vonny terasa bagai tersengat aliran listrik , terasa sakit ke seluruh tubuhnya , dan kemudian tubuh vonny terasa kaku tak bisa digerakkan sedikitpun. begitu pula dengan keesokan harinya dan hari hari berikutnya tak pernah ada hal hal yang aneh , sebaliknya vonny mulai merasa nyaman dan betah di tempat barunya. “tadi waktu bapak nemuin neng vonny ….baju seragam neng terbuka ga karuan , tadinya bapak pikir neng




















