“He.. Bokep indo Tika bobok disini ya.. asalkan Ndoro nggak marahin Tika..”. Jadi ya wajar kalau spermaku kental dan agak amis.Kemudian aku peluk bidadariku kecilku ini dan sesuai janjiku dia aku kasih es krim rasa vanilla. “Nggak apa-apa Nduk.. ndoroo..”
“Seerr.. Aku sendiri hanya sedikit sekali kencingku. “Inggih Ndoro.., sekarang Tika capek.., Tika pengen bobok..”. “Ndooro.. Ndoro juga mau pipis di kasur kok..”.Aku sendiri sudah nggak tahan. Setelah acara makan malam selesai, ketiganya aku suruh tidur di kamar belakang. Sambil melakukan aktivitasku, aku pandangi si Tika, gadis kecil yang benar-benar polos, dan aku lihat sesekali Tika melihat mataku terus berpindah ke paha ibunya yang sedang aku elus-elus berulangkali. croot.. “Ini Mbok bekicotnya, biar luka Mbak Tika cepat sembuh”. Setelah habis Tika memakan es krimnya, dia aku telentangkan lagi diranjangku. Ndoro mau nyembuhin luka kamu kok.. Setelah Tika tenang, akupun mulai menjilati memeknya dan memang ada rasa dan bau pipisnya Tika. Dan setelah kurasa mantap, aku tekan dengan keras. “Benar Ndoro.. sakiit..” Langsung aku peluk Tika, kuciumi wajah dan bibir mungilnya. Sekarang terpampanglah dihadapanku seorang gadis kecil usia 14 tahun denga




















