Aku pun balik lagi ke kamar ganti. Bokep Dia kuat makan dan minum. Enggak ada yang liat aku masuk.” Dia menyeringai, lalu berbisik tak kalah pelannya. Sudah pula aku berikan macam-macam alasan, tapi hari ini agaknya ia tidak akan menerima, “tidak” sebagai jawaban.Sudah dua tahun aku tidak ada kontak dengan Kelvin sampai minggu lalu aku bertemu dia secara kebetulan di dealer***** (edited). Aku kelihatan sangat seksi. Secara keseluruhan dia memang oke, mulutnya manis dan pandai berbicara (tentu saja, mungkin ini modalnya bertitel top sales di daerah sini). Aku lapar banget. Aku serius!” Akhirnya aku benar-benar menghentikan gerakannya, karena detik berikutnya aku tampar kepalanya. Aku berucap,
“Inilah gaun yang kupilih.”
Sepertinya dia tidak tahu mau bicara apa. Aku tunggu di luar sini. Aku bangkit duluan. Entah dia sadar atau tidak dengan suara-suara ribut yang berasal dari mulutku, aku masih berusaha untuk tidak terlalu ribut, tetapi ketika dia menghisap putingku, aku menjerit tak karuan, pada saat itulah dia merelakan tangan kirinya untuk di mulutku sebagai alat pembungkam.




















