baunya wangi seperti arak cina campur wijen… “akh….ahhhkkkhh…. XXX Hindi Sampai di kamar, jam masih menunjuk pukul lima setengah. sengaja kuhanyutkan diriku kedalam imaginasinya. belum tiga menit pintu terbuka dengan cepat, ana masuk lalu menutup pintu dengan cepat pula. mataku berkunang saat ana selesai berpakaian dengan cepat lalu gelap… dan aku terbangun saat jam menunjukkan pukul empat pagi saat mengaca selembar kertas tertempel disana ana meninggalkan pesan,
“nova sayang,
kamu baik sama ana, besok ngobrol lagi” ttd. Sebenarnya Sari dan Noni cukup cantik untuk menjadi teman apa dan kemana saja. Dari arah pintu masuk aku berjalan perlahan dengan pandangan mata hampir tak berkedip ke arah receptionist itu. “jam enam aja mas telponnya” bisiknya cepat. Namun karena informasi yang dijejalkan oleh para senior mereka sangat padat, akhirnya banyak juga yang bertumbangan karena tergoda ingin mencoba lebih “menyelami” pekerjaan mereka sebagai pramugari. aku mengangguk lalu menaiki tangga menuju kamar.




















