Sampai pagi. Aku termenung sejenak berjongkok di depan mesin ATM itu. Desi XXX Kedua tangannya bertumpu di atas meja. Itu saja. Tapi dia menyadari bahwa apa yang ada pada kami bukanlah cinta. Benar-benar aku ingin menghindar darinya. Ia memapahku berjalan menuju mobilku. Aku tertidur.Jam 8 pagi aku terbangun. Felly lagi. Tanpa perhitungan.”
Senyumku berubah kecut. Bahkan ia tidak sadar bahwa aku telah berganti pakaian dengan waktu bertemu tadi siang. Jam 6 pagi aku meninggalkan rumahnya. Malam itu begitu indah. Lima menit aku terbengong-bengong sendiri. “He eh.”
“Tunggu di sini sebentar.” Ia berkata itu lalu berjalan menuju kawan-kawannya. What I need now is you in my bed.Jam 14.30 aku kembali ke kantor. Selama pacaran dengannya, ia sama sekali tidak tahu kalau aku suka minum.“Sejak kapan kamu minum Rick?”
Aku tidak menjawab. What I need now is you in my bed.Jam 14.30 aku kembali ke kantor.




















