Aku sampai merasa bagaimana.. Desi XXX Aku tadi memang pakai handy desinfectant, tapi kan tetap saja aku pegang setir mobil. Ada rasa aneh menjalar di tubuhku. Padahal si Cynthia ini agak sulit berinteraksi lho dengan orang baru..” sapa Tante Yeni ramah. Sengaja aku ke kamar mandi dan kemudian aku
mengintip ke kamar Mbak Ning dari kaca nako kamarnya. Dimulai dari ketidaksengajaan, suatu kali aku bermaksud mengirim SMS ke Ria yang isinya, “Hai say.. Sisi lembutnya tetap ada. I miz u. Ada rasa aneh menjalar di tubuhku. Orangnya mungil dengan tinggi 155 cm dan berat 50 kg. Aku mempercepat kocokanku. Sekarang dia bukan lagi sekedar clientku. Dengan intensif aku mencumbunya di leher. “Hayo.. SMS itu buat pacarmu ya?” “Bukan Cie. Srr.. Mata Tante Yeni nanar. Aku sama sekali belum sadar telah salah kirim sampai kemudian report di HP-ku datang: Delivered to Ms. Bisa-bisanya Tante Yeni bicara manja seperti ini. “Yah.. Ada aturan, ada tuntutan, ada konsekuensi yang harus ditanggung.




















