Kucium bibirnya dengan lembut lalu turun ke leher sambil memegang kedua payudaranya. Tertawa lagi dan diam. XXX Hindi Pagi-pagi buta aku sudah bangun. Karena udara panas segera kusetel kipas angin, tombol nomor dua cukup dingin untuk kamar seukuran empat kali enam.Setelah meletakkan belanjaan di dapur, Ibu menyusulku ke kamar. Disana aku dan Vira pun menghabiskan waktu dengan penuh gairah muda kami.Dua bulan kemudian kuketahui bahwa Vira mengandung janinku. Semenjak ayah sering keluar kota, Ibu kesepian. Hingga lewat tengah malam hujan tak kunjung reda. Aku pun membalasnya dengan senyuman manis.Setelah makan kami pun nonton TV bersama di ruang keluarga sambil mengobrol lebih banyak, kali ini kami tidak membahas seks hanya membahas tentang kelanjutanku kalau nanti lulus kuliah dan bagaimana dalam menghadapi dunia kerja nanti. Ayah pernah berkelakar bahwa jangan sampai aku menghamili anak orang lagi, apalagi sampai menghamili Ibu. Kata ibuku menolak.Terus yg kita lakuin tadi apa gak kayak suami istri Bu?




















