anu Mas.., Milla udah berangkat Mas?” Anna berusaha mengalihkan perhatian, tapi aku tahu bukan maksudnya menanyakan kepergian Milla. “Milla sayang.. Bokep jepang “Eh..pelan-pelan dong Mas, nanti kelewat lagi kayak kemaren” tiba-tiba Milla memecahkan pikiran yang ada di benakku. “Ya..! Aku semakin penasaran, karena sesampanya di kafe tersebut dan memesan minuman, Anna tidak langsung bercerita tetapi malah diam seakan ragu mengatakan sesuatu. Tengah malam aku terbangun dan kulihat tubuh polos Anna tertidur begitu cantik, cairan kental yang mulai mengering masih keluar perlahan melalui bibir vaginanya bercampur dengan tetes darah yang mengering. Hembusan nafasku yang begitu dekat dengan telinga Anna membuat tubuhnya semakin merasakan sensasi kenikmatan. Kuposisikan penisku tepat di belahan pantat Anna lalu kugesek dan kugesek pelan. “Hh.. asal gak dimasukin kan?, Mas Rey bakal seneng banget kalo Anna mau mimi punya Mas Rey”
Anna menatapku, ia mengangguk kecil dan perlahan ia bergerak kebawah menuju perutku. “Kemaren Mas Rey bilang kalau seandainya Mas Rey menggantikan Mas Alfi duduk di pelaminan mendampingi Anna kan?, semalaman Anna gak bisa tidur Mas, Anna mau tahu yang sebenarnya” sejenak aku terdiam dan menatap Anna yang


















