Dan aku pun dapat memanfaat uang tersebut hasil menjadi gigolo pemuas nafsu untuk kuliahku. Dibelainya rambutku, didekapnya tubuhku yang tak berbalut selembar kain pun.Dadaku dielus dan diciumi dengan penuh nafsu. Desi XXX Kami pun berteman baik.Namun di balik kebanggaanku bergaul dengannya, disitulah aku langkahkan kaki ke jalan yang salah untuk melangkah. Ini dikatakannya sendiri oleh Tante Mia. Aku merasakan dapat menempatkan diri di tengah mereka. Aku bersikeras dengan keinginanku, meskipun pada awalnya kedua orangtua berusaha keras menolak. Petang itu, aku datang bersama Tony yang lebih dulu akrab dengan Tante Mia. Dengan dalih untuk dipijat tubuhnya, suara wanita itu menginginkan agar aku datang ke sebuah hotel di kawasan jantung kota Bandung.Aku pun meluncur ke hotel yang dimaksud. Aku merasa tertantang untuk mengimbanginya. Setelah aku diminta melayani mereka bertiga, aku pun melakukannya dengan baik hingga mereka puas.Tidak hanya sekaligus kami bertiga bermain, melainkan aku melayaninya satu persatu.




















