Kulihat dari tadi kelihatannya kamu agak kedinginan”, ucapnya lagi sambil menyodorkan minuman tersebut.Kuraih minuman tersebut, dan mulai kuminum secara dikit demi sedikit sampai habis, memang benar beberapa saat kemudian aku merasakan tubuh dan pikiranku agak tenang, rasa gorgi sudah mulai menghilang, dan aku juga merasakan ada aliran hangat yang mengaliri seluruh syaraf-syaraf tubuhku.Bondan kemudian menyetel lagu-lagu lembut di kamarnya, dan mengajakku berbincang-bincang hal-hal yang ringan. Bokep China Aku cari uang dan kamu yang mengurus rumah. Ketika itu waktu sudah menunjukkan sekitar pukul 20.00 malam. Tetapi aku tidak pernah mengeluh. Dia menagih utang, dan aku hanya sanggup membayar setengah dari keseluruhan utangku. Mas Aryo mengangguk-angguk mendengarkan ucapakanku. Begitu melihat Bondan, Mas Aryo tampak lemas. Ketika itu waktu sudah menunjukkan sekitar pukul 20.00 malam. “Rupanya dia menyukaimu, dia minta izinku agar kamu bisa menemani dia semalam saja”, ucap Mas Aryo dengan pelan dan tertahan.Aku bagai disambar petir saat itu, aku tahu arti ‘menemani’ selama semalam.




















