Sinarnya hanya temaram, menimbulkan suasana romantis. Desi porn “E-e-e..” Surti berbisik sambil mengacungkan dan menggoyang-goyangkan telunjuknya. Langkahnya gemulai, meniru Miranda di cat walk. Pagi-pagi sekali, sebelum mandi dan sarapan, Bari sudah menelusup ke leher istrinya, mencium dan menggigit-gigit kecil untuk membangunkan Surti. Harus ada sedikit upaya untuk membuatnya siap. Cepat sekali! “Ngerjain aku, dong..” sergah Surti manja sambil memeluk lebih erat. Pria ini membuatnya lebih hidup dari sekedar hidup, lebih bernafas daripada sekedar bernafas. Kemudian keduanya sarapan pagi yang sesungguhnya, sambil tersenyum-senyum mengingat kegilaan mereka pagi ini. Lalu sibuk mengulum dan menyedot, membuat si empunya dada mengerang dan menggelinjang. sergahnya dalam hati. “Apa?”, jerit Surti sambil lebih membelalakkan matanya, “Ih, pikiranmu jorok ah!”. Sambil mendesis dan mendecap seperti orang kepedasan, Surti memejamkan matanya, menikmati sensasi luar biasa di pagi yang segar ini! “Dan boleh begadang..”, sambung Surti cepat-cepat. Dua kali, hanya terdengar istrinya bergumam tak jelas. Jangan-jangan ia mempermainkan aku, pikirnya. Sambil terus mengulum dan menyedot dan menggigit, Bari mengelus-elus lembut lembah cinta istrinya yang mulai membasah.




















